Thursday, November 20, 2025

Diary Cerita Sex ku: Ketagihan Seks

 Diary Cerita Sex ku – Kisahku ini adalah kisah asli, namun namanama dan tempatnya sengaja aku ganti untuk menjaga kerahasiaan saja. Aku adalah seorang wanita setengah baya yang kini berusia 35 tahun. Singkatan namaku KN, tapi temantemanku sering memanggilku Yeni saja. Cerita Ml Hot Aku dilahirkan di Jepara, kota yang katanya banyak mempunyai wanitawanita ayu. Temantemanku sendiri sering bilang aku ayu dan cukup seksi dengan ukuran bra 34D, lingkar pinggang 27, dan celana nomor 32.

Kini tiba saatnya aku ingin menceritakan kisahku kepada pembaca sekalian, kisah yang terjadi beberapa saat lalu di Jakarta.

Aku terbangun dari tidurku di atas sebuah ranjang ukuran king size. Tubuhku telanjang bulat tanpa sehelai benang pun. Di kedua payudaraku masih tersisa air mani pria yang lengket di kulitku. Di samping kiriku, kulihat Anto juga dalam keadaan bugil sedang tidur tertelungkup. Di kananku, Cerita Ml Hot Tommy yang juga bugil tidur dalam posisi miring dengan kaki agak tertekuk.

Kudengar suara orang menggerakkan badannya agak jauh. Aku duduk di atas tempat tidurku, dan kulihat Desi dengan tubuh mulusnya yang telanjang bulat sedang membalikkan badan, dan meneruskan tidurnya. Di sampingnya ada Tony yang tidur telanjang bulat dalam posisi terlentang, dan mm..ini pemandangan yang menggairahkanku, batang kemaluannya dalam posisi tegang mengacung ke atas.

Aku turun dari tempat tidur, dan menuju ke arah Tony. Tanganku mulai nakal mengocokngocok batang kemaluannya. Tony mulai bereaksi, tanpa sadar pinggulnya ikut irama naikturun. Aku mempercepat kocokan tanganku di batang kemaluannya. Tony terbangun dan tersenyum melihatku.

Wow, Sus, enak banget kocokan kamu, terus sayang.. oh.. oh, Cerita Ml Hot Tony berkata padaku sambil mulai terengahengah.

Aku kemudian bangkit dan menaiki tubuh Tony. Kuarahkan batang kemaluannya yang telah besar dan menegang itu ke lubang kemaluanku. Kumasukkan pelanpelan batang kemaluannya ke dalam lubang kemaluanku, dan aku mulai bergerak naik turun di atas tubuh Tony. Nikmatnya memang luar biasa sekali, aku merasakan batang kemaluan Tony menusuknusuk rahimku. Tony kini mulai mengimbangiku. Dia pun asyik memainkan pinggulnya, sementara kedua tangannya memegang erat pinggangku. Cerita Ml Hot Lidahnya mulai bermain mengisap dan menjilati payudaraku.





Ton, tetekku kan masih ada bekas pejunya, aku memperingatkan.

Ah, cuek, kata Tony sambil terus menjilati dan mengisap puting payudaraku.

Lalu dengan kecepatan luar biasa, Tony membalik tubuh kami berdua tanpa melepaskan batang kemaluannya dari lubang kemaluanku. Kini Tony yang di

atas, dia yang bergerak aktif memasukkeluarkan batang kemaluannya.

Ah.., ah.., awww.., sstt.., ah.., mulutku mulai mendesis berulangkali karena rangsangan yang ditimbulkan Tony.

Sedang asyiknya aku dan Tony bersenggama, Desi yang tidur di sebelah kami terbangun. Dia melihat kami sedang asyik bersenggama, lalu ikut bergabung bersama kami. Desi menyodorkan payudaranya yang luar biasa besar berukuran 38D ke mulut Tony. Lidah Tony segera menjilati payudara Desi dan kemudian mulutnya asyik mengisap puting payudara Desi berulangkali. Melihat itu, tanganku mulai nakal. Kususupkan jari telunjuk dan tengah tangan kananku ke lubang kemaluan Desi. Cerita Ml Hot Aku asyik memainkan jarijariku ke luar masuk lubang kemaluan Desi. Desi membiarkan saja, malah dia semakin lebar mengangkangkan kedua pahanya, sehingga jarijariku bisa leluasa keluar masuk lubang kemaluannya.

Aku sendiri sudah dua kali mencapai orgasme karena tak kuasa menahan nikmat yang ditimbulkan kocokan batang kemaluan Tony di lubang kemaluanku. Namun Tony tampaknya belum lelah, dia masih asyik menyetubuhiku sambil mulutnya mengisap payudara Desi. Anto yang terbangun melihat kami bertiga di lantai ikut bergabung. Anto meminta Desi mengisap batang kemaluannya, dan Desi tak menolaknya. Di sebelahku, Desi mengisap batang kemaluan Anto dengan penuh gairah. Tibatiba kulihat Tommy juga terbangun. Dia pun bergabung bersama kami. Tommy segera menyodorkan batang kemaluannya ke depan mulutku, dan aku segera membuka mulutku dan mengisap batang kemaluan lelaki yang tadi telah beberapa kali menyetubuhiku.

Kini, kami kembali berpesta orgy sex. Sebelumnya, kami sudah melakukan itu, dan karena lelah, kami semua tertidur. Setelah terbangun, rupanya kami termasuk aku masih belum puas, dan sekali lagi melanjutkan pesta orgy sex kami. Nikmatnya memang berbeda dibandingkan hanya bersenggama antara satu pria dan satu wanita saja. Cerita Ml Hot Kalau orgy sex rasanya lebih nikmat, karena aku yang wanita bisa merasakan berbagai batang kemaluan pria dan juga berbagai macam gaya dan posisi seks.

Tony tibatiba mempercepat goyangannya, rupanya dia sudah hampir sampai klimaksnya, dan tak berapa lama kemudian, Tony menyemprotkan air mani dari batang kemaluannya di dalam lubang kemaluanku. Tommy mencabut batang kemaluannya dari mulutku, dia mengambil tissue, membersihkan lubang kemaluanku sekedarnya saja, dan segera memasukkan batang kemaluannya yang sudah tegang membesar ke dalam lubang kemaluanku.

Kini, Tommy yang menggoyanggoyangkan pinggulnya dan menyetubuhiku. Aku lagilagi mencapai orgasmeku, sementara kulihat Anto juga telah mencapai klimaksnya dan menyemprotkan air mani dari batang kemaluannya di dalam mulut Desi. Sebagian air mani itu meleleh keluar mulut Desi, sementara Desi masih terus mengisap kuatkuat batang kemaluan Anto agar seluruh air mani Anto tertumpah habis dari batang kemaluannya. Cerita Ml Hot Anto kemudian mencabut batang kemaluannya dari mulut Desi, lalu Desi menyeka sisasisa air mani Anto dengan tangannya dan tangannya yang penuh dengan sisasisa air mani Anto disekanya ke payudaranya.

Biar tetek gue makin asyik kalau sering kena peju cowo, ujar Desi bergurau sambil tertawa.

Tapi aku tak sempat memperhatikan lagi kelanjutannya, karena bersamaan aku mencapai orgasmeku yang kesekian kalinya, Tommy juga mencapai klimaksnya dan menyemprotkan air maninya di dalam lubang kemaluanku. Namun Tommy dengan sigap mencabut batang kemaluannya dari lubang kemaluanku, lalu menyodorkannya ke depan mulutku.

Yeni, isep Tong, sayang, pintanya. Cerita Perkosaan

Aku segera memasukkan batang kemaluan Tommy ke dalam mulutku dan mengisapnya kuatkuat. Kurasakan Tommy masih beberapa kali menyemprotkan air maninya yang tersisa di dalam mulutku. Cerita Ml Hot Wah, rasanya air mani Tommy banyak sekali sampai meleleh keluar mulutku.

Kini tiba saatnya aku ingin menceritakan kisahku kepada pembaca sekalian, kisah yang terjadi beberapa saat lalu di Jakarta.

Aku terbangun dari tidurku di atas sebuah ranjang ukuran king size. Tubuhku telanjang bulat tanpa sehelai benang pun. Di kedua payudaraku masih tersisa air mani pria yang lengket di kulitku. Di samping kiriku, kulihat Anto juga dalam keadaan bugil sedang tidur tertelungkup. Di kananku, Cerita Ml Hot Tommy yang juga bugil tidur dalam posisi miring dengan kaki agak tertekuk.

Kudengar suara orang menggerakkan badannya agak jauh. Aku duduk di atas tempat tidurku, dan kulihat Desi dengan tubuh mulusnya yang telanjang bulat sedang membalikkan badan, dan meneruskan tidurnya. Di sampingnya ada Tony yang tidur telanjang bulat dalam posisi terlentang, dan mm..ini pemandangan yang menggairahkanku, batang kemaluannya dalam posisi tegang mengacung ke atas.

Aku turun dari tempat tidur, dan menuju ke arah Tony. Tanganku mulai nakal mengocokngocok batang kemaluannya. Tony mulai bereaksi, tanpa sadar pinggulnya ikut irama naikturun. Aku mempercepat kocokan tanganku di batang kemaluannya. Tony terbangun dan tersenyum melihatku.

Wow, Sus, enak banget kocokan kamu, terus sayang.. oh.. oh, Cerita Ml Hot Tony berkata padaku sambil mulai terengahengah.

Aku kemudian bangkit dan menaiki tubuh Tony. Kuarahkan batang kemaluannya yang telah besar dan menegang itu ke lubang kemaluanku. Kumasukkan pelanpelan batang kemaluannya ke dalam lubang kemaluanku, dan aku mulai bergerak naik turun di atas tubuh Tony. Nikmatnya memang luar biasa sekali, aku merasakan batang kemaluan Tony menusuknusuk rahimku. Tony kini mulai mengimbangiku. Dia pun asyik memainkan pinggulnya, sementara kedua tangannya memegang erat pinggangku. Cerita Ml Hot Lidahnya mulai bermain mengisap dan menjilati payudaraku.

Ton, tetekku kan masih ada bekas pejunya, aku memperingatkan.

Ah, cuek, kata Tony sambil terus menjilati dan mengisap puting payudaraku.

Lalu dengan kecepatan luar biasa, Tony membalik tubuh kami berdua tanpa melepaskan batang kemaluannya dari lubang kemaluanku. Kini Tony yang di atas, dia yang bergerak aktif memasukkeluarkan batang kemaluannya.

Ah.., ah.., awww.., sstt.., ah.., mulutku mulai mendesis berulangkali karena rangsangan yang ditimbulkan Tony.

Baca juga: Cerita Seks ku: Ngewe dengan Selir Pak RT

Sedang asyiknya aku dan Tony bersenggama, Desi yang tidur di sebelah kami terbangun. Dia melihat kami sedang asyik bersenggama, lalu ikut bergabung bersama kami. Desi menyodorkan payudaranya yang luar biasa besar berukuran 38D ke mulut Tony. Lidah Tony segera menjilati payudara Desi dan kemudian mulutnya asyik mengisap puting payudara Desi berulangkali. Melihat itu, tanganku mulai nakal. Kususupkan jari telunjuk dan tengah tangan kananku ke lubang kemaluan Desi. Cerita Ml Hot Aku asyik memainkan jarijariku ke luar masuk lubang kemaluan Desi. Desi membiarkan saja, malah dia semakin lebar mengangkangkan kedua pahanya, sehingga jarijariku bisa leluasa keluar masuk lubang kemaluannya.

Aku sendiri sudah dua kali mencapai orgasme karena tak kuasa menahan nikmat yang ditimbulkan kocokan batang kemaluan Tony di lubang kemaluanku. Namun Tony tampaknya belum lelah, dia masih asyik menyetubuhiku sambil mulutnya mengisap payudara Desi. Anto yang terbangun melihat kami bertiga di lantai ikut bergabung. Anto meminta Desi mengisap batang kemaluannya, dan Desi tak menolaknya. Di sebelahku, Desi mengisap batang kemaluan Anto dengan penuh gairah. Tibatiba kulihat Tommy juga terbangun. Dia pun bergabung bersama kami. Tommy segera menyodorkan batang kemaluannya ke depan mulutku, dan aku segera membuka mulutku dan mengisap batang kemaluan lelaki yang tadi telah beberapa kali menyetubuhiku.

Kini, kami kembali berpesta orgy sex. Sebelumnya, kami sudah melakukan itu, dan karena lelah, kami semua tertidur. Setelah terbangun, rupanya kami termasuk aku masih belum puas, dan sekali lagi melanjutkan pesta orgy sex kami. Nikmatnya memang berbeda dibandingkan hanya bersenggama antara satu pria dan satu wanita saja. Cerita Ml Hot Kalau orgy sex rasanya lebih nikmat, karena aku yang wanita bisa merasakan berbagai batang kemaluan pria dan juga berbagai macam gaya dan posisi seks.

Tony tibatiba mempercepat goyangannya, rupanya dia sudah hampir sampai klimaksnya, dan tak berapa lama kemudian, Tony menyemprotkan air mani dari batang kemaluannya di dalam lubang kemaluanku. Tommy mencabut batang kemaluannya dari mulutku, dia mengambil tissue, membersihkan lubang kemaluanku sekedarnya saja, dan segera memasukkan batang kemaluannya yang sudah tegang membesar ke dalam lubang kemaluanku.

Kini, Tommy yang menggoyanggoyangkan pinggulnya dan menyetubuhiku. Aku lagilagi mencapai orgasmeku, sementara kulihat Anto juga telah mencapai klimaksnya dan menyemprotkan air mani dari batang kemaluannya di dalam mulut Desi. Sebagian air mani itu meleleh keluar mulut Desi, sementara Desi masih terus mengisap kuatkuat batang kemaluan Anto agar seluruh air mani Anto tertumpah habis dari batang kemaluannya. Cerita Ml Hot Anto kemudian mencabut batang kemaluannya dari mulut Desi, lalu Desi menyeka sisasisa air mani Anto dengan tangannya dan tangannya yang penuh dengan sisasisa air mani Anto disekanya ke payudaranya.

Biar tetek gue makin asyik kalau sering kena peju cowo, ujar Desi bergurau sambil tertawa.

Tapi aku tak sempat memperhatikan lagi kelanjutannya, karena bersamaan aku mencapai orgasmeku yang kesekian kalinya, Tommy juga mencapai klimaksnya dan menyemprotkan air maninya di dalam lubang kemaluanku. Namun Tommy dengan sigap mencabut batang kemaluannya dari lubang kemaluanku, lalu menyodorkannya ke depan mulutku.

Yeni, isep Tong, sayang, pintanya.

Aku segera memasukkan batang kemaluan Tommy ke dalam mulutku dan mengisapnya kuatkuat. Kurasakan Tommy masih beberapa kali menyemprotkan air maninya yang tersisa di dalam mulutku. Cerita Ml Hot Wah, rasanya air mani Tommy banyak sekali sampai meleleh keluar mulutku.

Thursday, November 13, 2025

Cerita Seks ku: Ngewe dengan Selir Pak RT

 Cerita Seks ku – Aku anak tunggal namaku Ferry umurku saat ini 17 tahun aku duduk di bangku SMU swasta di kotaku, sering aku tinggal di rumah sendirian diman Bapakku adalah pengusaha sukses yang cukup sibuk dalam mengelola bisnisnya skadang ibuku juga ikut bersama bapak.

Aku akan berbgai pengalaman pertama hubungan seks dengan wanita dan ini untuk pertama kalinya, aku tinggal di komplek kelas menengah di sampingku rumah di diami oleh kepala RT orangnya cukup berpengaruh di komplek tersebut.

Umurnya sekitar 60 tahun. tapi masih kelihatan gagah. Pak RT mempunyai dua orang istri. Yang pertama namanya Tante Ida, wanita keturunan arab, kulitnya hitam manis, bodinya langsing. Meskipun usianya sudah 40-an, Tante Ida masih kelihatan cantik, dia sangat pintar merawat diri.

Dengan Tante Ida, Pak RT mempunyai dua orang putri yang cantik-cantik, yang sulung namanya Erni sedangkan adiknya namanya Ana, umur keduanya hampir sebaya denganku. Istri keduanya namanya Tante Yuni, orang Bandung, kulitnya putih bersih.

Wajahnya mirip bintang sinetron Titi Kamal. Bodynya aduhai, montok, padat berisi. Mungkin karena dia sering fitness, apalagi Tante Yuni senang berpakaian sexy yang menonjolkan lekuk-lekuk tubuhnya. Membuat laki-laki yang memandangnya terangsang dan ngeres.

Tante Yuni orangnya supel dan pintar bergaul, sering dia ngobrol-ngobrol dengan anak muda seusiaku, termasuk aku.

Kejadian ini bermula ketika orang tuaku pergi seminggu keluar kota untuk keperluan bisnisnya. Aku ditinggal sendirian dirumah. Sedangkan pembantuku dipecat ibuku tiga hari sebelumnya karena ketahuan mencuri uang ibuku. aku yang sendirian merasa kesepian.



Aku duduk diruang tamu sambil berkhayal. Untuk menghilangkan kesepianku, kuputar VCD porno yang baru aku pinjam dari temanku. Filmnya tentang seorang cewek bule yang sedang disetubuhi dua orang negro.

Satu orang negro sedang dikulum kontolnya, sedangkan yang satunya lagi sedang ngentot cewek bule itu dari belakang dengan posisi nungging. Sekitar 20 menit mereka berganti posisi, satu orang negro sedang rebahan diranjang sambil memasukkan kontolnya kelubang anus cewek bule itu, yang telentang diatasnya.

Sedangkan negro yang satunya lagi sedang menggenjot vagina cewek itu. Desahan dan erangan mereka membuatku terangsang. Kuraba-raba celana pendekku (aku sudah tidak pakai celana dalam), kontolku mengeras.

Semakin lama kuraba semakin keras. Kukocok-kocok naik turun. Birahiku memuncak ingin disalurkan, tapi aku tidak tahu harus kemana menyalurkannya.

“Lagi ngapain Dan?” suara seorang wanita mengejutkankuCerita Selingkuh

Ternyata Tante Yuni sudah berdiri disamping pintu. Dia berpakaian sangat sexy, dengan kaos ketat dan rok super mini. Dia memandang karah celanaku. Saking terkejutnya aku lupa menaikkan celanaku, sehingga dia dengan bebas bisa melihat kontolku yang sedang tegang penuh, mengacung-acung.

“Maaf.. maaf.. Tante” sahutku terbata-bata.
“Akh, nggak apa-apa kok, kamu kan udah gede”.
“Wah, kontolmu gede banget, udah pernah dimasukkin kevaginanya cewek belum?” tanyanya cuek.
“Be.. belum pernah Tante” sahutku.
“Mau nggak dimasukin ke punya Tante?, Tante pingin nih ngerasain kontolmu” katanya meminta.

Kemudian dia menutup pintu dan menguncinya. Dia berjalan mendekat kearahku. Duduk disampingku.

“Tapi saya belum pernah Tante” jawabku.
“Tante ajarin, mau kan?” katanya sedikit memaksa.

Tanpa menunggu jawabanku, dia menaikkan kedua kakinya kepangkuanku. Tangannya meraba-raba kontolku, aku gemetar. Baru kali ini kontolku dipegang seorang wanita. Dia mendekatkan wajahnya kewajahku, diciumnya bibirku.

Lidahku diisapnya. Aku membalas isapannya. Lidahku dan lidahnya tumpang, tindih saling isap. sesekali isapannya diarahkan keleherku. ditariknya tanganku, diletakannya dikedua buah dadanya yang sudah mengeras.

Kuremas-remas buah dadanya, dia menggelinjang keenakan. Kutarik kaos ketatnya, aku terperangah, dia tidak memakai BH, buah dadanya padat dan kenyal. Kulepaskan isapan lidahnya, kuisap buah dadanya, dia melenguh, sambil tangannya terus mengocok-ngocok kontolku.

Beberapa menit berlalu, dia berdiri, lalu melepaskan rok mininya. Maka terpampanglah pemandangan yang luar biasa. Aku bisa melihat dengan jelas vaginanya yang merah merekah, sangat indah. dicukur rapi dan bersih.

Kemudian dia berlutut dilantai, dihadapanku. Wajahnya didekatkan keselangkanganku. Ditariknya celana pendekku. Bibirnya mendekati kepala kontolku, dan mulai menjilati kepala kontolku, terus kepangkalnya.

“Akkh.. aow.. oohh.. nikmat Tante, enakk.. sekali” aku mengerang ketika dia mulai mengulum kontolku.

Hampir seluruh batang kontolku masuk kemulutnya yang sexy. Kontolku keluar masuk dimulutnya. Nikmat sekali. Tak ketinggalan, buah pelirkupun diseruputnya. Puas mengulum kontolku, kemudian Tante Yuni berdiri dihadapanku.

Vaginanya berada pas diwajahku. Dia menarik kepalaku, mendekatkannya pada vaginanya. Aku mengerti maksudnya, minta dijilati vaginanya. Kujulurkan lidahku. Aku mulai dengan menjilati pangkal pahanya, terus mendekati bibir vaginanya.



“Aow.. oohh.. nikmat.. sayang, teruss.. terus” dia mendesah-desah ketika aku memasukkan lidahku ke lubang vaginanya.

Kusedot-sedot, kugigit-gigit kelentitnya. Dijepitnya kepalaku. Hampir seluruh isi vaginanya kujilati, vaginanya basah.

“Akkhh.. akuu.. nggak kuatt.. sayang, kita mulai aja” ajaknya. cerita hot tante

Dia menurunkan tubuhnya perlahan-lahan kepangkuanku. Dipegangnya kontolku, diarahkannya tepat kelubang vaginanya. Dia mulai memasukkan kontolku sedikit demi sedikit. Semakin lama semakin dalam.

Sudah setengah batang kontolku masuk. Sampai disini dia berhenti sejenak mengatur posisi. Kakinya berlutut disofa. Aku tak mau ketinggal, kuambil kesempatan. Kusodokkan kontolku.

Dia menjerit ketika kontolku amblas dilubang vaginanya. Dia mulai menaikturunkan pantatnya dipangkuanku. Kontolku serasa dijepit dan dipijit-pijit lubang vaginanya yang sempit.

“Gimana sayang enak khan?” tanyanya.
“Enakk sekali Tante, vagina Tante sempit sekali” jawabku.
“Sudah lama sekali Tante tidak merasakannya sayang”.
“Pak RT tak pernah memberiku kepuasan” dia menggerutu.
“Emangnya Pak RT impoten Tante?” tanyaku.
“Iya, iya sayang” jawabnya singkat.

Kupeluk pinggangnya erat-erat. Bibirku menghisap-hisap buah dadanya. Kubantu gerakkannya dengan menyodok-nyodokan pantatku keatas. Dia mengerang-erang merasakan nikmat. Matanya merem melek.

Semakin lama semakin cepat dia menggerak-gerakkan pantatnya, sesekali pantatnya diputar-putar. Aku merasakan nikmat yang tiada tara. Kontolku serasa dipelintir vaginanya. Sudah sekitar 30 menit kami berpacu dalam kenikmatan. Nafasnya dan nafasku saling memburu. Peluh kami bercucuran. 

“Akh.. oohh.. aku tidak kuat sayang, akuu.. mauu.. keluarr” dia menjerit-jerit.

Kurasakan vaginanya berkedut-kedut.

“Akuu.. juga Tante” sahutku ngos-ngosan.
“Keluarin didalem aja sayang, aku ingin punya anak darimu” pintanya memelas.

Crott! Crott! Crott! Aku menumpahkan sperma yang sangat banyak di lubang vaginanya.

“Kamu puas khan sayang?” tanyanya.
“Puas sekali Tante” sahutku pendek.

Kami beristirahat sejenak. Kemudian kekamar mandi untuk membersihkan badan. Siraman air membuat badanku segar kembali.

“Aku pingin lagi sayang, kamu mau khan?” tanyanya meminta..

Aku tidak menjawabnya. Kubopong tubuhnya, kubawa kekamarku dan kurebahkan diranjangku. aku merangkak diatas tubuhnya dengan posisi ssungsang. Selangkanganku berada diatas wajahnya, sedangkan wajahku tepat diatas vaginanya.

Aku mulai menjilati dinding vaginanya. Dia menggerinjal-gerinjal dan menjepit kepalaku. Seluruh dinding vaginanya kujilati. Kucari-cari tititnya. Kusedot-sedot dengan lidahku. Sesekali kugigit. Dia meringis.

Dengan jari-jariku kutusuk-tusuk lubang anusnya. Sesekali kujilati lubang anusnya. Tante Yuni tak mau ketinggalan. Dia menjilati kontolku, dari kepala sampai pangkal kontolku tak luput dari jilatannya.

Sstt! Aku mendesah ketika dia mengulum kontolku. Dia sangat lihai memainkan lidahnya. Kontolku yang tadi mengecil, sedikit demi sedikit mengeras didalam mulutnya. luar biasa kenikmatan yang kudapatkan.
Tante Yuni memang benar-benar profesional. Seluruh batang kontolku dijilatinya.

“Oohh.. aku tidak tahan sayang, kita mulai aja” pintanya.

Kuturunkan tubuhku dari tubuhnya. Aku berdiri dipinggir ranjang. Kutarik tubuhnya kepinggir, hingga kedua kakinya menjuntai. Aku mendekatkan kontolku kelubang vaginanya. Sedikit demi sedikit kontolku masuk kelubang vaginanya.

Sstt! Dia mendesis. Sudah seluruh batang kontolku amblas ditelan lubang vaginanya yang basah dan memerah. Kugoyang-goyangkan pantatku. Tante Yuni membantuku dengan menggoyang-goyangkan tubuhnya. aku merasakan sensasi yang luar biasa. 10 menit berlalu, kuganti posisi. Kutarik kontolku. Kakinya kunaikkan keduanya. Aku memasukkannya lagi. Dan mulai menggenjotnya.

“Akhh.. akuu.. mauu.. keluarr.. sayang” dia mengerang.

Vaginanya berkedut-kedut. Vaginanya menjepit kontolku.

“Akhh.. aku keluarr.. sayang” dia melenguh.

kurasakan vaginanya basah oleh cairan. Tante Yuni telah mencapai orgasme sedangkan aku belum apa-apa. Kubalikkan tubuhnya. Kuminta dia menungging. dia menuruti aja perintahku. Kudekatkan kontolku yang masih tegang ke lubang anusnya.




Wednesday, November 12, 2025

Cerita Seks Pertama Kaliku PERAWAN ku Direnggut

Diary Cerita Sex ku – Aku masih duduk di kelas tiga SMP ketika bapakku memanggilku ke ruangan kerjanya, Dari kecil aku sudah terbiasa untuk hidup secara menyenangkan. Setiap keinginanku dituruti, sebagai anak bungsu, aku sangat dimanja dengan segala fasilitas. Aku mempunyai sopir pribadi yang siap mengantarkanku ke mana saja aku mau. Ayahku memberiku uang jajan yang bisa aku belikan apa saja sesukaku.Namun, ketika krismon tiba, musibah itupun tidak bisa dipungkiri oleh keluarga kami. Kami jatuh bangkrut. Itupun kami memiliki hutang pajak yang tertunggak. Sudah seminggu lamanya, tukang pajak menyatroni rumah kami dan menghutang segala berkas berkas perusahaan ayahku. Ketika aku dipanggil masuk, petugas pajak dan ayahku sedang duduk di ruang kerja. Petugas pajak itu sudah cukup tua. Kira-kira seumur ayahku, tapi matanya dengan nanar memandangi tubuhku yang termasuk bongsor. Dia tersenyum memandangku, wajahku memang termasuk lumayan, maklum dengan tampang orientalku yang klasik, banyak yang mengincarku. Termasuk petugas pajak bernama Pak Anto yang duduk di hadapanku. Cerita Perkosaan

Ayahku secara panjang lebar menceritakan kesulitannya yang dihadapinya dan bagaimana Pak Anto menawarkan bantuannya untuk mengurangi hutang pajak yang tertunggak kepadanya. Tapi untuk itu ada harga yang sangat mahal. Masalahnya, ayahku sedang tidak memiliki uang sama sekali. Sedangkan bila hutang pajak itu tidak diselesaikan, ayahku akan dimasukkan ke penjara. Pak Anto berkata, bisa dibayar asal aku mau memberikan keperawananku kepadanya. Ayahku hanya tertunduk saja. Aku sangat kaget karena mendengar hal yang sebelumnya tidak pernah aku bayangkan.



Setelah dijelaskan secara panjang lebar, akupun menuruti perintah ayah. Secara gontai, dia meninggalkan kami berdua keluar dari kamar kerja. Saat itu, aku mengenakan t-shirt dan rok mini. Pak Anto secara perlahan mulai mengelus tanganku. Aku hanya bisa memejamkan mata. Dia mulai berani dan mengelus rambutku, tiba-tiba aku mencium bau rokok, ternyata Pak Anto mulai menciumi bibirku. Aku tidak bisa bergerak karena tubuhnya yang besar telah menimpa tubuhku yang kecil. Ciumanpun turun ke dadaku yang membusung. Tangannya secara perlahan meraba betis dan naik ke pahaku.

Secara perlahan, rokku di kibaskan dan aku merasa kemaluanku dipermainkan oleh jarinya. Aku hanya bisa berteriak kecil ketika jarinya menusuk alat kemaluanku dan tak lama kemudian alat kemaluankupun menjadi basah. Tiba-tiba Pak Anto berdiri dan membuka celananya. Aku tidak bisa berbuat apa-apa ketika dia memaksa memasukkan alat kemaluannya ke mulutku. Aku mencoba berontak, tapi apa daya? Bau sekali penisnya tapi aku teringat akan nasib ayahku yang saat ini sedang berada di tanganku, mengingat hal itu, aku mencoba merubah sikapku dari pasif menjadi aktif. Aku tidak ragu lagi melahap penis Pak Anto yang besar itu dengan mulutku. Kukulum dan kuhisap seperti orang ahli. Dia memegang kepalaku seakan tidak mau penisnya keluar dari mulutku.Setelah puas, dia memaksaku membuka celana dalamku. Akupun hanya bisa telentang ketika lidahnya memainkan clitorisku. Aku hanya bisa merem-melek keasyikan, baru kali ini rasanya aku merasakan kenikmatan yang begitu dahsyat. Tak lama kemudian, tak hanya lidah saja yang berbicara.

Baca juga: Diary Cerita Sex ku: Ngewe Bersama Teman Kakak Kelas Sekolahku

Rupanya Pak Anto tidak sabar lagi untuk mencoba vaginaku yang masih perawan. Aku menjerit kecil ketika aku merasakan penisnya yang besar memasuki vaginaku untuk pertama kalinya. Aku hanya bisa mengaduh kesakitan ketika dia dengan ganasnya melahap keperawananku. Setelah bosan dengan posisi itu, dia memaksaku dengan posisi menungging dan dia menghantamku dari belakang. Aku hanya bisa memejamkan mata antara menikmati dan kesakitan.

Diapun berganti posisi dan duduk di bangku dan aku disuruhnya untuk duduk di atasnya, dengan posisi duduk, aku memiliki kendali atas dirinya dan entah kenapa aku telah lepas kendali, sehingga aku menggoyangkan penisnya dengan cepat sekali, dia tidak tahan lagi dan akupun dipaksa untuk menjilati air maninya, rasanya aneh. Tapi karena aku disuruh telan, akupun tanpa pikir panjang menelannya.

Selesai tugasku untuk membantu ayahku dan selesai pula pengalaman seks pertamaku dengan seorang petugas pajak yang sebenarnya lebih pantas menjadi ayahku. Apa mau dikata. Akupun tidak tahu apakah aku harus menyesal atau menikmati kejadian tersebut. Rasanya aku jadi ketagihan juga sih.

Tuesday, November 11, 2025

Diary Cerita Sex ku: Ngewe Bersama Teman Kakak Kelas Sekolahku

 Cerita Sex ku – Kali ini aku akan bercerita tentang pengalaman pertamaku saat kehilangan keperjakaanku ketika baru selesai semester 1 kuliah. Awalnya begini, aku dan 3 orang sahabatku Devin, Lukas dan Nina sudah akrab sejak kelas 1 SMA. Ketika kuliah hanya tinggal aku & Devin yang sekampus, Lukas dan Nina telah berpisah, tapi kami masih sering kumpul bareng dan main bersama.

Pada hari itu kuliah semester awal telah kami selesaikan. Kami berencana untuk main ke villa milik Devin di Puncak. Rencana ini kami buat cukup mendadak, 2 hari sebelum keberangkatan, sehingga aku & Devin hanya sempat menghubungi Lukas, telepon di rumah Nina sepertinya sedang rusak karena tidak nyambung-nyambung. Berhubung rumahnya jauh maka besoknya, sehari sebelum berangkat kami bertiga dengan mobilnya Devin pergi ke rumahnya memberitahu sekalian membeli keperluan besok. Cerita Seks

Sesampai di sana, ternyata di rumah hanya ada kakaknya, Nina yang membukakan pintu untuk kami. Ci Nina orangnya sangat cantik, rambutnya sebahu lebih, wajah oval, kulit putih, tubuh jangkung seksi hampir 170 cm dan payudaranya itu lho, benar-benar aduhai, mungkin 35B. Mungkin pembaca tahu aktris top Jepang, Noriko Sakai, hampir mirip dialah Ci Nina. Waktu itu umurnya 24 tahun, kuliah S2. Ketika menyambut kami, dia memakai kaos hitam tanpa lengan dan celana pendek, sehingga makin terlihat keindahan tubuhnya.

Di rumah itu hanya dia sendirian, Nina dan orang tuanya sedang mengikuti undangan di luar kota, besok sore baru pulang.




“Kok Cici nggak ikut, kan boring di rumah sedirian, Ci?” tanya Lukas.


“Ahh, Cici kurang suka ikut pesta-pesta kayak gituan, terlalu banyak basa-basi, lagian banyak godaan makanan enak, Cici takut gendut nih.” jawabnya ramah.
“Ngapain aja Ci sendirian gini, nggak takut malamnya, perlu kita temenin nggak?” kataku bercanda.
Tapi malah dia jawab, “Bener nih mau temenin Cici, ya udah kalo gitu masuk aja, temenin Cici ngobrol, sepi nih.”
Kamipun agak heran mendengar jawaban itu, setelah saling pandang sejenak kami akhirnya setuju. Devin memarkir mobilnya ke pekarangan.

Tiba di ruang tamu, Ci Nina menyuguhkan minum & snack untuk kami. Dia juga menawarkan rokok, tapi hanya Devin yang menerima, yang lain tidak merokok. Ci Nina menyulut rokoknya dan mulai membuka obrolan. Ternyata orangnya ramah dan enak diajak ngomong sampai obrolan-obrolan yang agak nyerempet. Sambil nonton kami ngobrol dan bercanda panjang lebar.


Di tengah obrolan Lukas bertanya, “Pernah nggak, Cici nonton film BF?”


Dijawabnya, “Pernah, tapi jarang.. Oh iya, Cici baru ingat, 2 hari lalu papa pinjam VCD kayak gitu, mau liat nggak kalian, Cici tau kok tempat simpannya.”


Aku berpikir, “Gile nih cewek, nggak malu-malu banget ngomong gitu sama cowok!”
Ditawarin begitu ya kami iya-iya aja, siapa sih yang nggak mau. VCD dinyalakan, adegan-adegan di film membuat ruang tamu yang luas itu hening karena semua terpaku pada TV.

Kira-kira 1 jam kurang film itu berakhir.
“Rame ya Ci filmnya, nontonnya serius amat tadi”, kata Devin.
Ci Nina berkata, “Kalian bertiga pernah nggak melakukan kayak tadi?”


Kami semua menggeleng, “Belum Ci, emang Cici pernah?” tanyaku.


Bukannya menjawab, Ci Nina malah memanggilku duduk di sebelah kirinya, menyuruh Devin yang sejak tadi di sebelah kanannya agar lebih mendekat, dan Lukas disuruh duduk jongkok di depannya.


Setelah kami mengelilinginya dia berkata, “Mau nggak kalian Cici ajarin supaya jadi pria dewasa?”


“Hah, maksud Cici apa?” tanya Lukas pura-pura tidak mengerti.


“Begini maksud Cici”, katanya sambil meraih tanganku & Devin lalu ditumpangkan ke kedua payudaranya. Aku kaget sekali waktu itu.
“Ahh, jangan gitu Ci, malu, Cici kan udah punya tunangan”, kataku pelan.


“Nggak apa-apa kok ini cuma pelajaran bukan cinta, tunangan Cici orangnya liberal, dia juga pernah main dengan perempuan lain, yang penting kita berdua saling mengerti, seks bukan berarti cinta kan”, jawabnya.
Dia juga meraih tangan Lukas dan meyuruhnya meraba-raba kemaluannya.

Ternyata Nina tidak memakai BH karena waktu kuraba buah dadanya, aku dapat merasakan puting susunya yang menonjol. Sekarang Lukas menarik lepas celana pendek Nina dan aku membuka kaosnya, jadi sekarang Nina hanya dibalut CD putihnya yang tipis, terlihat jelas bulu-bulu hitamnya yang tidak terlalu lebat. Payudaranya yang besar dan padat serta putingnya yang kecoklatan itu membuat nafsuku bangkit, tanpa diperintah lagi kukulum puting kirinya, sementara puting kanannya dikulum Devin, Lukas membuka lebar paha Nina dan mengelus-elus belahan di tengahnya yang masih tertutup CD itu. Cerita Dewasa Selingkuh

Lidahku mulai naik ke lehernya, pipinya dan akhirnya aku beradu lidah dengannya, permainan lidahnya benar-benar hebat, sampai sesak nafasku dibuatnya, dia juga mulai horny, kurasakan dari nafasnya yang kacau. Sementara tangannya membuka reitsleting celanaku lalu masuk ke celana dalamku, batang kemaluanku yang sudah tegang sejak tadi seakan-akan mau meledak saja begitu tangannya mulai mengocoknya. Devin yang duduk di sebelah kanannya masih mengisap payudaranya dan tangannya masuk ke dalam CD Nina sehingga sekarang kemaluan Nina sedang dimainkan oleh Lukas dan Devin, CD-nya juga sudah mulai basah. “Ahhh.. kalian hebat sekali, padahal kalian bilang belum pernah melakukannya.. uhhh..!”

Sekarang dia mengeluarkan batang kejantananku dan menjilatinya, Devin melepas CD Nina sehingga sekarang dia sudah polos sama sekali. “Kalian juga buka baju dong, masa cuma Cici sendiri yang bugil kan nggak enak.” Kami pun melepas baju, mula-mula sih memang agak risih karena baru pertama kali bugil di depan cewek, tapi lama-lama biasa saja. Setelah menyingkirkan meja ruang tamu, Nina berbaring telentang di permadani di ruang itu. Lukas yang belum menikmati payudaranya mengulum benda kenyal itu sedangkan Nina sendiri kini memainkan biji peler Devin dengan mulutnya.

Kini giliranku menjilati kemaluan Nina, cairan yang sudah membasahi liang kewanitaannya itu kujilati sampai bersih, lalu lidahku mulai menjelajahi daerah itu, kujilat klistorisnya, dan kulihat juga daging kecil di tengahnya, kumain-mainkan benda itu dengan jariku. Ulahku membuatnya berkelejotan, “Ohhh, jangan gitu ah, Her, geli nih.. uhhh..!” Tanpa mempedulikannya aku terus melakukannya. “Aduh… Her, jahat kamu ah, ohhh.. ohhh.. geli nih.. gulppp.. emhh!” Erangannya mendadak terhenti karena Devin memasukkan kemaluannya ke mulut Nina, sehingga hanya terdengar suara, “Emmhm.. emhh”, saja.

Sebelum memuntahkan isi kemaluannya, Devin melepaskan kuluman Nina, “Jangan Ci, jangan dikeluarin sekarang nanti aja biar lebih seru”, kata Devin. Lalu Nina berkata, “Ahh.. Cici udah nggak tahan lagi, cepat tusuk Cici, jangan cuma jilat-jilat aja dong..”. Aku yang berada di dekat liang senggamanya langsung mengambil inisiatif, kunaikkan kedua kaki Nina ke bahuku seperti gaya di film tadi, perlahan-lahan lalu kumasukkan batang kemaluanku ke liang kewanitaannya. Dengan lancar kuterobos lubang itu karena Nina sudah tidak perawan dan juga tidak terlalu ketat lagi. “Cici ini pasti orangnya termasuk gila seks nih, masa masih 24 tahun udah nggak sempit lagi”, kataku dalam hati.

Selama beberapa waktu kusetubuhi dia sampai akhirnya aku merasa ada cairan hangat keluar dari sana. Tubuh Nina menegang menekuk ke atas, tangannya meremas rambut Lukas yang sedang menjilati payudaranya, pertanda dia sudah orgasme. Dia melepas kulumannya pada batang kemaluan Devin disertai erangan panjang “Ooohh.. hebat kamu Her, hebat.. uhhh!”

Aku benar-benar lelah setelah menyemburkan maniku di liang kewanitaannya. Aku beristirahat sebentar dan membiarkan kedua temanku tetap bermain dengan Nina. Kali ini Devin melakukan doggy style, batang kemaluannya dimasukkan ke pantat Nina, sedangkan Lukas yang berada di bawahnya memasukkan batang kemaluannya ke liang kewanitaan Nina. Nina kini sedang ditusuk 2 senjata, badannya bergerak maju mundur mengikuti gerakan kedua temanku itu. “Ahhh.. yaa.. terus lebih dalam lagi.. uhhh.. uhhh.. kalian pintar baru pertama main sudah sehebat ini.. ahhh!” Seluruh ruang tamu itu dipenuhi suara erangan Ci Nina.



Sesaat kemudian Devin melepas batang kemaluannya dan berpindah ke depan wajah Nina. “Ci cepet buka mulut nih, gua mau keluar nih”, dan, “Croot…” sperma Devin membasahi mulut mungil Nina. Dia menelan semuanya dan membersihkan yang tertinggal di bibirnya, belum itu saja, dengan cepat diraihnya batang kemaluan Devin yang masih berlepotan itu lalu dikulum dan dijilati sampai bersih kembali. “Aduh Cici ganas banget sih, emangnya rasanya enak gitu Ci, sampe nafsu gitu?” tanya Devin. Tanpa menjawab Nina terus mengulum batang kemaluan itu dengan rakusnya seperti binatang kelaparan. Sementara itu Lukas yang berada di bawahnya pun sudah ejakulasi dan dia membuang maninya di liang kewanitaan Nina. Setelah itu tubuh Nina terkulai lemas di atas Lukas dengan nafas terengah-engah, rupanya dia baru mengalami orgasme hebat.

Aku yang sudah memulihkan tenaga mengatur posisi Nina dan menyelipkan bantal kursi agar Nina menyandarkan kepalanya. “Her, kamu mau bikin posisi apa lagi sekarang?” tanyanya. Lantas aku berlutut di tengah badannya dan kujepit batang kemaluanku di antara payudara padat itu. Aku mulai mengocok di daerah itu dan Devin sedang menikmati liang kewanitaannya, dia merentangkan kedua paha mulus itu dan menancapkan batang kemaluannya dalam-dalam sementara itu juga Nina sedang mengulum batang kemaluan Lukas di sampingnya.

Dalam waktu kira-kira 15 menit akhirnya kusiram wajah Nina dengan maniku, ditambah lagi Lukas pun turut menyiramnya di mulut Nina, tidak lama setelah itu Devin ejakulasi di payudara Nina. Saat itu Nina benar-benar basah kuyup oleh peluh dan sperma, dia merasakan kenikmatan yang luar biasa dari 3 laki-laki sekaligus. Nina menyeka sperma yang membasahi dada dan wajahnya dengan jarinya lalu dijilatinya dengan rakus. Aku berkata, “Ihhh, Cici kok seneng banget sih minum sperma, rasanya enak banget ya Ci?” tanyaku mesra. “Yaaa.. rasanya kayak kamu minum cairan cinta Cici aja kayak gitulah kira-kira?” jawabnya.

Baca juga: Cerita Sex ku Bersama Pria Chinese Ganteng

Tubuhku benar-benar lelah setelah bercinta dengannya, mungkin karena waktu itu masih amatiran. Jam 9 malam setelah istirahat dan mandi di sana baru kami pamitan pulang, sebelumnya Ci Nina mentraktir kami di sebuah kafe dekat daerah itu. Dia menyuruh merahasiakan hal ini pada siapapun termasuk Nina, dia juga bercerita pada kami bahwa waktu SMA dia adalah anak alim & prestasinya menonjol, namun sejak putus dengan pacar pertamanya 2 tahun yang lalu dia sering bermain gila dengan berbagai laki-laki teman kuliahnya.

Hari itu adalah saat pertama dan terakhirku bercinta dengannya karena hari-hari selanjutnya ada Nina, sehingga dia bersikap cuek bebek terhadap kami. Dan 1 tahun kemudian, Nina pergi ke Canada dilamar tunangannya yang sudah bekerja tetap dan menjadi warga negara sana. Aku selalu mengingatnya karena bagiku dia adalah pengalaman pertamaku dan guru seks-ku. Itulah Diary Cerita Sexku Ngewe Bersama Teman Kakak Sekolah ku yang Asik dan Menegangkan.

Wednesday, November 5, 2025

Cerita Sex ku Bersama Pria Chinese Ganteng

Diary Cerita Sex ku – Malam menunjukkan pukul setengah sepluh malam ketika aku mulai melepas semua pakaianku dan menutup tirai shower. Kubasuh sekujur tubuhku mulai dari rambut sampai ujung kaki. Kubasuh rambutku dengan sampo dibawah shower yang mengalir deras, kemudian dilanjutkan dengan membasuh seluruh bagian dari tubuhku.

Hawa kota maduna sangat semangat membuat gerah, mudah banget hanya keluar sebentar, tapi keringat sudah membanjiri tubuhku, karenanya aku malas mandi dan bersih2 sebelum makan malam. Karena pulang makan malam, pasti keringatku akan membanjiri pakaianku. Bau semerbak kecut tercium dari ujung rambutku begitu masuk kamar tadi. Uffh… kota ini indah.. sayangnya gerah. Gak beda jauh dengan kota asliku, lemper.



Entah kenapa banyak kota berbau makanan yang membuat gerah… karenanya, mandi setelah meredakan keringat selepas makan malam kuanggap sebagai pilihan bijak.. meski aku sedikit ragu nanti malam tidur ditemani oleh batuk yang mendera.

Keluar dari kamar mandi, bayangan sepi memenuhi benakku. Aku duduk di tepian ranjang kamar, memandang sedu ketiga buah ponselku. Ketiga2nya tiarap, tidak ada satupun bunyi2an yang keluar dari barang elektronik itu. Pun hp bb ku yang sudah lengkap dengan bbm, ym, facebook, forum, whatsaap. Aku meradang, mengembara ke perjalanan jauh beberapa tahun yang lalu. Dulu… waktu masih lulus kuliah, belum punya kerjaan mapan seperti sekarang, hanya punya hp jadul, itupun isinya hanya kartu m3. Tapi waktu itu ada kamu… yang tak lepas sedikitpun dari sapaan, curhatan, obrolan, meski hanya lewat sms, dan telpon di malam hari menjelang tidur. Meninabobokanku dengan suaramu yang membuatku nyaman. GOD… I’d love him soo….

Sakit menyelusuri relung hatiku. Meski aku mati2an mencintaimu, tapi kau tak pernah melihat ke arahku. Aku wanita yang tak berharga yang tidak diinginkan, hanya itu yang berdengung dalam benakku saat kau meninggalkanku demi wanita sialan itu. Aku terisak, tapi tercekat di tenggorokan. Aku wanita tangguh, tak akan kubiarkan kau menjadi majikan atas hatiku, aku pasti bisa melupakanmu dan mengalahkan rasa cintaku padamu.

Moodku melorot, apalagi jika teringat pada sosokmu. Hingga aku tak pedulikan balutan handuk yang memeluk tubuhku. Aku enggan melepasnya dan menggantinya dengan pakaian yang pantas. Toh aku sendirian di kamar malam ini. Dan malam2 sebelumnya, getirku. Dengan sayu, kuletakkan kepalaku ke bantal di ranjangku, inginku menangis, meratapi nasib sialan yang menyiksaku, memenjaraku dalam kehausan akan sentuhan lelaki brengsek. Meski aku tak pernah bisa menikmatinya. Aku hanya melakukannya untuk balas dendam, pada lelaki yang tidak pernah melihatku,.

Perlahan, aku hendak menutup mata dan tertidur, ketika terdengar suara ceklek ceklek, seperti suara orang yang berusaha membuka pintu kamarku. Aku memicingkan mataku, memasang telingaku lebar lebar, dadaku mulai berdegub kencang. Pikiranku mulai mencercau, jangan2 maling… haish, pikiran gila. Hotel ini dilengkapi dengan para security yang berjaga di depan, dan kamarku dekat dengan resto yang selalu saja ada room boy yang berlalu lalang. Tapi siapa? Aku penasaran, aku berniat mengintip lewat lubang intip di pintu pada saat tanpa aku duga, pintu kamarku terbuka lebar dan terlihat sosok asing yang mengejutkanku. Belum hilang keterkejutanku, sosok itu mulai melangkah masuk, dengan gontai, reflek aku memundurkan langkahku menjauhinya beberapa langkah. Dadaku berdegub kencang, kepanikan mulai melanda benakku, sosok di depanku, sesosok lelaki tinggi, putih, tegap, berkacamata dan Chinese. Bak seorang malaikat jantan yang ada dalam setiap imajinasiku tentang maskulinitas dan desahan setiap malamku. Tapi siapa dia? Tatapannya sayu, dia memicingkan mata, mendekatiku dan memegang daguku dengan tangan kanannya,

“hmm…. Kali ini Pardjo bertindak benar, mencari dengan matanya. Cewek yang dia siapkan untukku, benar2 menggairahkan… “ sembari matanya menilaiku mulai dari ujung wajah sampai ujung kakiku, menilai lama di be;ahan dadaku yang agak merosot karena belum sempat kukancingkan. Lelaki cina itu berbalik, mengunci pintu dengan gontai dan kembali mendekatiku.
Beberapa kesadaranku mulai kembali menjalari badanku, aku semakin melangkah mundur kebelakang.
“apa yang kamu lakukan di kamarku? Tolong keluar segera!!” kataku sedikit menekankan dengan sedikit keras. Meski sempat terlintas di benakku ingin merasakan dekapan cowok cina di depanku. Pikiran gila.. karena aku belum pernah bertemu dengannya. Apalagi mengenalnya..

Cowok itu memicingkan matanya, matanya yang sipit semakin menyipit dan entah kenapa itu membangkitkan gairahku. Tatapannya tajam,. Sayu dan menggelora, ada kehausan di mata itu. Dia berjalan semakin mendekatiku, seolah2 dia tidak mendengarku berkata keras barusan. Aku terdesak, tak ada ruangan lagi di belakangku, aku sudah menempel di tembok kamarku, tak ada lagi jalan keluar. Dia melepas kacamatanya, meletakkannya sembarangan di meja di sebelahnya. Kemudian dia menelungkupkan kedua tangannya ke tembok di belakangku, sehingga aku berada di tengah2 kedua tangannya, begitu dekat dengan dadanya, bibirnya, wajahnya, dan kehangatan tubuhnya yang memancar, seolah2 bagai listrik yang ingin mengikatku. Mengikatku mendekat ke badannya, dan melahapku mentah2.

Dadaku naik turun karena sensasi birahi dan deguban jantungku yang semakin kencang, panic, kaget, semua bercampur menjadi satu. Hidungnya mendekat ke wajahku, mencium aroma sampo yang kupakai waktu di kamar mandi tadi, dia mencium rambutku, mengendus lembut aroma sampo yang manis, membelai mukaku dengan hembusan nafasnya yang berat, aku tahu benar itu hembusan nafas yang menahan hasrat. Samar2 tercium bau alcohol dari mulutnya. Pantas dia gontai sewaktu masuk ke kamar tadi. Otakku beku, tak sempat berfikir, bagaimana dia bisa masuk, tak mampu mempersoalkan bagaimana dia bisa muncul di kamarku dalam keadaan aku setengah telanjang.

Hembusan nafasnya seakan mengajakku untuk mencumbu mulutnya, betapa jablaynya aku, begitu mudah tergoda dengan lelaki asing yang entah bagaimana bisa muncul di kamarku. Dan begitu jantannya lelaki yang menghimpit dadaku dengan dadanya sekarang. Dia mulai memiringkan kepalanya, mencoba menyapa mulutku dengan mulutnya, aku refleks memalingkan mukaku, kea rah yang berlawanan, menjauhi mulutnya. Meski ingin rasanya mencumbu mulut seksi itu.

Namun mulutnya mengikuti arah mulutku, menguncinya dengan pipinya dan memaksa bibirku untuk menerima sapuan mulutnya. Tangan kirinya memegang leher belakangku, meremas2 rambut belakang kepalaku, sementara mulutnya mulai mencari tantangan untuk mengalahkan. Tangan kanannya memeluk pinggangku dan menekan untuk menempal ke badannya. Sekedar berbasa basi, aku menahan dadanya dengan kedua tanganku. Namun erangan dan desakan bibirnya yang melumat bibirku, seakan akan tidak keberatan dengan dorongan tanganku, atau tanganku yang tak bertenaga? Namun pegangan tangan kanannya di pinggangku terasa sangat kokoh dan kuat. Aku merindukan tangan kokoh seperti itu. Tangan yang siap menahanku dan tak membiarkanku kabur barang semenit.

Bibirnya memanjakan bibirku, lidahnya bertaut dengan lidahku, bergantian, saling mengait, saling beradu, terkadang, dia menggigit lembut bibir atas, bergantian bibir bawah, dan bergantian aku yang menggigit bibir atasnya, kemudian bibir bawahnya, memagut lidahnya, mencumbu mulutnya, beradu ludah, mengenal dengan kedekatan fisik. Tanganku tak lagi menahan badannya, malahan aku mulai menjalari punggungnya dan memeluk lehernya, semakin tak ingin melepaskan ciuman cowok asing itu. Ciumannya begitu lembut, begitu manis, begitu menggairahkan.



Cerita Dewasa Tangan kirinya menelusuri leherku, meraba lembut dadaku, menyusuri balutan handukku dan menemukan ujung handukku. Menriknya dan dalam sekali tarikan, handuk meluncur dari badanku turun ke lantai. Aku telanjang. Seharusnya aku malu, aku telanjang di depan lelaki yang tidak kukenal, tapi badanku tidak mematuhi otakku. Aku menggelinjang karena gairah, tangan kirinya lekas menangkup payudara kiriku ke dalam tangannya, membelainya lembut, memainkan putingnya, membuatku gelinjatan tidak karuan. Aku paling sensitive jika dimainin putingku. Birahi memenuhi ubun2ku. Nampaknya tangannya terlatih untuk membelai wanita, tubuhku mendamba rabaannya.

Mulutnya melepas ciuman kami, menelusuri leherku dengan lidahnya, kedua tangannya mulai memainkan bongkahan pantatku, kedua tangannya menopang pantatku dan mulutnya mencumbu kedua payudaraku bergantian, menjilat lembahnya, mencium putingnya, menggigit2 mesra, mengemut dan mengenyot2nya berasa dia nenen,,, emmhh…. Itu semakin menyulut birahiku. Aku menggelinjang menahan birahi yang meluap2…

Kemudian mulutnya turun mencumbu perut dan menjilati setiap inci bagian dari perutku sembari tangannya membelai lembut ujung kaki sampai pantatku. Ciumannya turun ke bawah perut, ke ujung klitorisku, mendesak masuk dengan ujung lidahku, tanpa jijik lelaki itu menyesap2 ujung vaginaku, membuatku semakin mendesah2 dan mencambak2 rambutnya sembari menahan sensasi birahi yang merangsang seluruh indera fisikku.

Kaki kananku diangkatnya setengah, diletakkannya di pundaknya, hal ini memudahkan lidahnya menjelajahi vaginaku, menusuk2 ke dalam lubangku yang telah membengkak karena foreplaynya yang dahsyat. Dengan lihai dia memainkan birahiku, membuatku mendesah2 kea orang gila, dan untuk sesaat aku kejang, didera perasaan yang luar biasa ngilu tapi mengenakkan, mencandu, aku klimax.. menyemburkan lendir ke mulutnya, berkedut2 menahan ngilu karena big O… tubuhku melemas, lututku lemas tidak mampu menahan beban tubuhku, dengan sigap lelaki itu menopang tubuhku dan entah bagaimana caranya, aku terlentang di ranjangku, merasakan sisa sisa kelenjangan karena kenikmatan mengeluarkan lendir big O. dan saat aku tengah mengatur nafasku, sapuan kulit yang hangat dan halus, memenuhi sekujur tubuhku, rupanya saat aku mengatur nafas tadi, lelaki itu telah melepas semua bajunya, menanggalkan pakaian yang melekat di tubuhnya. Sempat kulirik bongkahan penisnya yang bergantung jantan di antara kedua pahanya. Melihatnya ngaceng, keras, membuat dadaku berdegub kencang, menahan birahi yang mulai naik kembali, apalagi lelaki itu, mulai merapatkan tubuhnya ke atas tubuhku, membelah kakiku, sehingga aku mengkangkang, bibirnya menjilati ujung vaginaku, naik ke atas perut, berputar2 di kedua lembahku, mencupang leherku, menjilati telingaku, dan berujung di bibirku. Lelaki itu mencumbu bibirku kembali, kegiatan seks yang paling aku candu, Fuccc…

Sembari vaginaku berdenyut karena ada benda asing hangat yang mulai memenuhi vaginaku. Lelaki itu mulai melakukan penetrasi pada vaginaku, kutaham sedikit perih karena perlakuan itu, dan desahanku semakin memenuhi gema di dalam ruang mulut kami yang saling bertaut, tanganku memeluk punggungku, hampir meremas punggungnya saat penetrasi. Punggungku menegang, menegak menahan desakan dari penis lelaki itu yang tak lama kemudian mulai dia mainkan maju mundur, keluar masuk, dan mulutku semakin kacau mencercau, mendesah liar karena bibirnya melepas ciuman kami, menegakkan ounggungnya mendesak mentok di ujung vaginaku.

Selang berapa lama, tubuhku mulai menegang kembali, aku semakin kuat mencengkeram punggungnya, dan dia semakin kencang memacu penisnya dan menyodokkannya mentok dan keras bersaamaan dengan klimaxku yang kedua..

“arrrgghhhh……. “ desahan kami berdua saat klimax itu datang

Badannya melemas, menghimpit badanku. Aku tak peduli, karena aku merasakan kenikmatan yang tiada terkira. Belum pernah aku merasa klimax seperti sekarang. Jantan sekali lelaki di atas tubuhku ini… keringat kami beradu, kamar ber-ac pun tak bermanfaat banyak untuk menahan keringat kami
Dan mataku pun terpejam.
Aku mengernyitkan mataku, saat sinar matahari pagi mulai menyusup ke dalam kamarku, aku mulai mengumpulkan ingatanku semalam. Masih terasa nyeri di bagian alat kelaminku, jadi semalam pasti bukan mimpi. Kuedarkan pandanganku keseluruh ruangan, tak ada makhluk hidup selain aku. Lelaki itu telah pergi. Entah kenapa aku berasa seperti kehilangan, padahal tahu namanya pun tidak.

Aku bangun dan tertegun sejenak di tepi ranjang, masih mencoba mengumpulkan kesadaranku.
Kulirik meja rias di depan kaca, ada beberapa lembar uang merah dan sebuah kartu nama. Mr. Law. Di belakang kartu nama ada serangkain no hp dan sebuah tulisan “terima kasih untuk malam yang luar biasa…”

Monday, November 3, 2025

Cerita Seks ku Dengan Tante yang Sedang Masturbasi

 

Diary Cerita Sexku – Dimulai dari pengenalan terlebih dahulu, nama Amel Widyo, kalau sekarang umur Amel sudah 19th.Dirumah kami, tinggal beberapa orang yang berisikan, Ibu dan Ayah Amel, Adik 2 orang, Amel, dan Tante Amel (Adik dari ayah). Tante Amel sudah menJanda lmyn lama, yaitu 4-5 tahun. Tetapi kejadian itu bermula ketika Amel menduduki bangku SMA kelas 2. Oh iya, untuk bayangan para Semproters semua, Tante Amel memiliki postur tubuh yang benar benar seperti pemain Film Porno luar negeri (Serius).

Saat kelas 2 SMA ABG sedang mencari jati dirinya, begitu pula Amel. Hari Sabtu dan Minggu, keluarga Amel selalu keluar kota untuk Refreshing ke Villa yg kami punya di daerah Kota Hujan. Saat itu Amel sedang tidak ikut bersama mereka, dan dirumah hanya sisa Saya dan Tante. Mungkin karena Tante berfikir dirumah tidak ada orang, Tante mempraktikan senam di kamarnya yg tepat ada di depan tangga.





Saat itu niatnya Saya ingin menonton TV di ruang TV yg berada dekat dari kamar Tante, saat menuruni tangga, ternyata Tante tidak menutup kamarnya. Dan apa yg Saya lihat ? Tante hanya menggunakan Bra+Celana Dalam saat melakukan senam. “Waaahhh, Rejeki di siang bolong” Kataku dalam hati. Lalu Saya tidak jadi turun tangga, dan duduk di tangga supaya dapat melihat tontonan ‘asyik’ ini.

Tante yg selama ini Saya idam idamkan, ternyata dalam kondisi setengah telanjang. Tante melakukan beberapa gerakan yg membuat si Otong semakin menegang. Saat itu Saya sambil melakukan onani dan menonton Tante yg sedang melakukan senam. Saya membayangkan betapa enaknya kalau si Otong dijepit oleh Buah Surga nya yg besar dan kencang itu, ketika berkhayal, “Aaaahhhhhhh” si Otong pun keluar. Sejak dari kejadian itu, hasrat Saya semakin bertambah untuk menyetubuhi Tanteku ini.

1 Minggu kemudian tepatnya hari Minggu keluargaku pergi lagi ke Kota Hujan, dan tebak apa? Yap, sisa Aku dan Tante dirumah. Saat itu Saya sengaja duduk di tangga sambil menunggu Tante senam. “Loh, tapi kok udah jam segini blm senam jg?”Kataku dalam hati.Saya coba cek sepatu&Sandal Tante, “Ah ada kok ini sandalnya tapi tunggu ada sepatu siapa ini?”. Saat hendak ke kamar yg berada di lantai 2, terdengar suara desahan “Sssshhhhh UUuhhhh” ternyata suara itu dari kamar Tante ! Dengan sedikit rasa takut, aku coba buka kamar Tante, dan setelah sedikit ternganga pintu kamar Tante……..

Benar saja ! Kudapati Tante sedang bermasturbasi, Tante memasukan 2 jari nya, dan memilin puting susu nya sambil mendesah ke enakan “Sssshhhhhhh sssshhhhhhh mmmmmhhhh” Aku hanya bisa menganga lebar melihat ini semua. Setelah beberapa saat, Tanteku seperti kejang dan mengeluarkan cairan dari Vagina nya dan ditambah dengan erangan yg hebat. “Aaaaaahhhhhh Ahhhhhhhh ” Ternyata Tanteku sudah orgasme, se selesai nya bermasturbasi, Tanteku masih memilin milin puting nya lalu setelah beberapa lama ia pun tertidur.

Saat Tante tertidur Kucoba beranikan diri, Aku masuk ke kamar Tanteku lalu Aku melakukan onani di depan wajahnya. Ya! Aku melakukannya, entah darimana Aku bisa mendapatkan keberanian sebesar itu. Selang beberapa menit, aku sudah ingin orgasme, Aku sempat mengeluarkan suara “Aaahhh” lalu badan Tante bergerak. Dalam fikirku “Jgn disudahi, sudah mau keluar” tetapi mata Tante lebih cepat terbuka, dan reaksi Tante seperti Kaget sangat tidak percaya keponakan kecilnya melakukan hal ini. Cerita Perkosaan

Tanteku berteriak dengan kencang…
Tante : Kamu ngapain Widyouu..!!!!!
Aku : Eeh, emmm..,, ini…, eee… (Tergagap gagap)
Tante : Ngpain kamu masuk ke kamar Tante Hah?!!
Aku : Tante tadi sempat berteriak, Widyo kaget, Widyo kira Tante kenapa, tapi Tante lagi begitu begitu (Sedikit menangis)
Amel termasuk anak yg polos, tp semenjak tau semprot jd ngerti Kidding Brow
Tante : Yaa tapi kamu harus ketuk pintu dahulu…
Nada Tante melembut, mungkin karena salah Tante juga yg tidak menutup pintu, dan Tante jg malu atas tindakan nya
Aku : Maafin Widyo Tante
Tante : Iyaudah gpp, lain kali jgn bgitu. Kamu kan tau, Tante sudah ditinggal sama Om Bram sangat lama, jadi ini hal yg wajar yo wanita.
Aku : Iya tan….
Tante : Tuh kan si ‘Widyo Kecil’ tegang ngeliat Tante masaa… (Sambil cubit2 pipiku)
Kamu penasaran yaaa??
Aku : Emmm yo.. nuu… Widyo sdkit penasaran sama hal yg kyk gini Tan…
Tante : Blm pernah kamu emangnya? Sama pacar atau temen?
Aku: Belum Tan, Widyo takut
Tante : Sini duduk Tante ajarin….

Aku pun duduk di kasur Tante, dan Tante berlutut di hadapanku. Yg terjadi selanjutnya, Tante menjilati Penis ku!! “Mmmmhhhh mmmmhhh ” Suara yg dikeluarkan Tante membuat diriku semakin bergairah….

Saat Tante mulai menjilati Penis ku, Aku hanya bisa memejamkan mata dan berkata “Aaahh Apa ini benar terjadi” Perasaan senang karena Tante yg selama ini aku idam-idam kan melakukan hal ini denganku. Saat memejamkan mata aku sudah tidak tahan ingin mengeluarkan Sperma, Tante pun berbicara “Hmmm mau kluar yaa? Dasar Perjaka” Gurau Tante. Dan Aaaaahhhhh aaahhhhhh Croooootttt , semua sperma pun keluar bercucuran di wajah Tante, Tante terlihat begitu senang sambil memainkan sperma yg baru keluar tadi.

Tante : Uuuuhh banyak bangeett sihh keluarnyaa (sambil menjilat sperma yg ada di wajahnya)
Aku : Ma…Ma..Maaf Tan, jadi berantakan…
Tante : Knapa minta maaf ? Tante seneng bgt lagih. Tuh Widyo kecil nya aja masih bangun, berarti mau lagi
Aku hanya bisa tersipu malu karena Penis ku yg masih menegang

“Yuukkk Sini” Kata Tante sambil menarik penisku ke arah Vagina nya. Aku hanya bisa terdiam dan masih tidak percaya ini terjadi. Saat itu Tante memasukkan Penisku kedalam vagina nya, rasannya Hangat sekali, seperti di sedot, dan Bleesssss seluruh penisku masuk. Tante bergumam “Eeeemmmhhhh, gerakin yo..” Minta nya secara manja, lalu aku mulai menggerakkan badanku maju dan munur.

Aku : Aaahhh Tann…..
Tante : Knapa sayang? Enak yaa? Uuuhhhhh
Aku : mmmmmhhhh Enak banget Tan…..
Tante : Lebih Cepat Widyo…
Aku pun mempercepat gerakan tadi, Aaahhhh rasanya begitu Nikmat, melihat wajah Tante ku begitu menikmati permainan ini.
Setelah 15 menit lebih Aku rasannya ingin Ejakulasi kembali.
Tante : Jangan keluar duluuu, tahan sedikit lagii… Mmmhhhhh mmmhhhhh
Aku : Uuuhhhh Iya Tan (Sambil meremas dada Tante yg bergoyang)
Sudah Tidak tertahankan lagi, lalu Aku merasa Tante buang air kecil, dan ternyata itu adalah saat Tante mengalami Orgasme. Kami berdua mengejang hebat, saling berteriak satu sama lain, “Aaaaaahhhhh Widyouuu Aaaahhhh” Seru Tante. Aku pun sedikit berteriak keenakan “Taaannn aaahhhhh” Crrrooottttt Crooottttt.

Tanpa kusadari, aku mengeluarkan sperma di dalam vagina Tante. Aku pun terkejut, tetapi Tante mengatakan bahwa “Udah gpp kok didalam, Tante udah ga bisa hamil lagi karena pernah di operasi pengangkatan rahim”. Hufftttt sontak kata kata itu membuat batin ku menjadi lebih tenang.



“Widyo, km kl mau lagi nanti bilang ke Tante aja ya sayang, ga boleh main ini sama Pacar atau Perempuan lain sebelum kamu nikah yaa…
Kalo kamu mau tinggal bilang ke Tante ya sayang, Tante gamau karena hal ini Widyo jadi laki laki bandel nanti, Janji?” Ucap Tante.
“Iya Tan, Widyo Janji kok Widyo jg mau nya sama Tante, kan sama Tante lebih enak hehehe ” Gurau ku kepada Tante
“Dasar deehh ponakan Tante tersayang, (Tante mengecup bibirku dengan mesra) Mmmwwahhh Gih mandi, nanti keburu mamah papah pada pulang loohh”Ucap Tante.
“Okedeh Tan… “Ucap ku
Aku tersenyum senyum bahagia sambil melangkahkan kaki ku ke kamar mandi, saat di kamar mandi pun, Aku masih tidak percaya bahwa hal ini benar terjadi.

Setelah kejadian saat itu hubunganku dan Tante ku mulai jadi lebih dekat, Aku sudah tidak canggung lagi untuk mengobrol dengan Tante ku. Terkadang Tante ku minta ditemani belanja ke mall, lalu kami menonton bioskop, dan makan di sebuah restoran. Kami seperti sepasang muda mudi yang dimabuk cinta, tetapi hubungan itu tentu saja kami rahasiakan ketika ada keluarga kami, tetangga, kolega, dsb. Selain sering mengunjungi Villa saat weekend, keluarga ku terkadang mengadakan ‘Long Trip’ seperti ke pulau Bali, Kota Palembang, Jogja, Raja Ampat, Mentawai, dan semacamnya. Saat itu Ayahku sempat mengajakku untuk pergi ke Bandung dan menginap untuk 3-4 hari, tetapi berhubung aku sedang ada UTS (Ujian Tengah Semester), jadi Aku tidak bisa ikut ke Kota yang di penuhi Gadis-gadis Cantik itu . Tante ku juga tidak ikut, dia tipe orang yang lebih suka bersantai dirumah, menghabiskan waktu untuk istirahat, yaa seperti itulah.

Tapi semua itu memiliki sisi baiknya, Aku dan Tante ku jadi bisa leluasa dirumah. Saat semua nya sudah berangkat pergi ke Bandung, Aku kembali ke kamar untuk bermain game online yang sedang aku gemari ‘Lst Sag’ Haha, mungkin ada yang tau atau juga ada yang bermain dsini. Lalu saat sedang asyik bermain, Aku mendengar sedikit ada suara lagu lagu yang sedang diputar dan itu bukan berasal dari laptop ku. Aku pun menge cek ke lantai bawah, dan lagu itu diputar dari kamar Tante ku. Aku coba buka sedikit kamar nya karena penasaran untuk apa dia memutar lagu sekeras itu, saat sudah terbuka sedikit celah aku pun melihat lagi bahwa Tante ku sedang senam yg biasa ia lakukan setiap hari nya. Saat aku melihatnya, si Widyo kecil pun menjadi terbangun, betapa seksi dan menggairahkan gerakan gerakan yang Tante ku lakukan hanya dengan menggunakan Bra dan Celana Dalam nya. Hasrat ku pun tidak tertahan kan aku lalu masuk ke kamar Tante ku, Aku lalu memeluk Tante ku dari belakang.

Tante ku terlihat sedikit terkejut : Ada apa yo?
Aku : Eeemm ini Tan..
Tante : Hayo kenapa..?
Aku : Ini Tan… Ee.. Widyo liat Tante senam, Widyo jadi sedikit terangsang
Tante : Huuu, pantas pas meluk ada yang nyundul nih
Aku pun malu tetapi dengan perasaan yang gembira karena Tante mengerti apa yang aku inginkan, lalu aku pun menciumi bibir Tante ku yang menggairahkan. Kami berciuman tidak lama hanya beberapa detik karena sudah tidak tahan, aku menuntun tangan Tante ku untuk memegang si Widyo kecil. Tante ku sangat telaten dalam mengocok Penisku
Tante : Enak kan yo?
Aku: Mmmhh Enak banget Tan..

Setelah beberapa lama Penisku di mainkan oleh Tante ku, lalu Tante ku mulai menjilati nya dengan penuh nafsu, “Aaahhh Hangat sekali Mulut Tante ” kata kata itu terlintas di pikiranku. Tante menyedot penisku dengan kencang sekali, “uuuhhh” Rasannya sudah tidak tahan dengan keahlian Tante ku ini. Tidak beberapa lama berselang,”MMMHHH TANTEEE” Aku mengeluarkan sperma ku di dalam mulut Tanteku. Aku kira sperma itu akan di ludahkan, tetapi tidak! Sperma ku ditelan semua oleh Tante. Setelah itu Tante masih menjilati Penis ku, dan Tante kembali mengemut penis ku. Aaaahhh Rasannya enak sekali, saat kami sedang asyik melakukan itu ada yang membunyikan bel rumah kami. Saat kulihat, ternyata itu hanya tukang cuci pakaian yang biasa mencuci pakaian kami. Jadi kami sudahi dulu permainan kami untuk saat itu…

Aku pun menonton TV dikamar, kalau menonton TV Aku tidak dapat diusik apalagi ketika menonton film kartun kartun kesukaan ku yang ada di channel Cartoon Network . Wah tanpa terasa jam menunjukkan sudah pukul 7 , aku masuk memutuskan untuk mandi karena sudah terasa tidak nyaman. Selesai mandi aku ke ruang pakaian untuk mengenakan pakaian ku, lalu setelahnya Aku pun kembali ke rutinitas ku untuk menonton TV di kamar. Saat aku membuka kamar, sudah ada Tante ku duduk di tepi kasur dengan menggunakan Lingerie berwarna hitam yang ia miliki. Aku pun merasa senang karena Aku tahu apa yang akan terjadi selanjutnya, tetapi kami mulai dengan berbincang bincang dan bercanda seperti sepasang kekasih yang dimabuk oleh asmara.

Tante : Seneng yaa lihat Tante ada di kamar kamu? Haha
Aku : Engga yee biasa aja
Tante : Ohh yaudah deh Tante pulang lagi ke alam nya
Aku : Dih masa cantik cantik ngambek
Tante : Tadi bilang Tante apa?
Aku : Cantik

Cerita seks ku.Wajah kami berdekatan, lalu aku melumat bibir Tante ku dengan mesra sekali. “Mmmhhhh” itulah suara yang Tante keluarkan saat kami saling mencumbu bibir satu sama lain. Aku menindih tubuh Tante ku diatas kasur dan aku mulai meraba payudara Tante ku yang sangat kenyal itu, Tante ku hanya bisa bergumam “Mmmmhhh” lalu Aku pun menempelkan Penis ku ke bibir vagina Tante ku. Ooohhh hangat terasa di bibir vagina Tante ku, ku gerak gerakkan penisku di sekitar vagina Tante ku. Karena Tante sudah tidak tahan, tangan nya menuntuk Penis ku hingga masuk ke dalam vagina nya. “Uuuhhhh” Tante ku mulai merasa ke enakkan, dengan sedikit canda dia berkata “Kayaknya makin gede aja nih..? hehe” Aku hanya bisa tersenyum mendengar kata kata nakal yang keluar dari mulutnya. Aku mulai menggerakkan penisku..

Tante : Yang keras yo …
Aku pun mempercepat gerakan Penisku, dan Tante semakin histeris
Tante : Aaaahhhh shit enakkkkk bangettt
Aku : Uuuuhhh Tantee
Tante : Enaakk sayang Enaakk
Tante sambil asyik memainkan buah dada nya yang begitu sempurna
Aku : Aaahhhhh
Tante : Tante mau diatas yo..
Kami pun berganti posisi, aku merebahkan badan ku. Dengan cepat Tante ku langsung memasukkan lagi Penisku ke dalam vagina nya, “Ouuuhhhhh” Tante mulai menggoyangkan bokong nya dengan cepat.Setelah beberapa saat, Tante tiba tiba seperti kejang2 kecil lalu berteriak “Aaaaaaahhhh” cairan pun keluar dari vagina Tante ku. Tanpa beristirahat Tante ku terus melanjutkan, hingga beberapa saat Aku sudah tidak bisa menahan, rasannya sudah ingin keluar.
Aku : Widyo mau keluar Tan…
Tante: Yaudah kluarin aja di dalam..
“Aaaaaahhhhhhh Taannn” Teriakku, saat merasakan nikmat yang sungguh luar biasa..

Setelah itu kami pun bersih bersih di kamar mandi, dan Tante tidur dikamar ku malam itu dengan sangat nyenyak….

Saturday, November 1, 2025

Cerita Seks ku Bersama Cewek Amoy Anak Sekolah

Cerita seks – Karena aku di hinggap kepenatan siang itu aku pergi untuk jalan jalan ke pusat perbelanjaan untuk sekedar refreshing dan lihat cewek cewek amoy, kurang lebih setengah jam aku berputar putar sendiri melihat kanan kiri dan kagetnya aku ditubruk seseorang dengan membawa bawaan belanja yang banyak tergesa gesa tak taunya aku melihat kebelakang wanita yang menubrukku.

Awalnya dengan rasa kesal setelah melihat ternyata wanita kemudian aku bantu dia untuk membersei barang belanjaannya tak lupa aku yang meminta maaf padanya walaupun yang salah sebenarnya adalah dia.



“Maaf ..mbak…nggak sengaja nih…”kataku padanya.
“ya…nggak apa-apa lagi….oya..kamu Rico kan….”katanya padaku.
“iya..saya Rico….dan mbak siapa ya…kok tahu nama saya”
“kamu nggak ingat sama aku ya…teman SMA kamu…yang suka jahilin kamu….”katanya padaku.
“siapa ya….eeeee….maaf …Kesya ya….SiBunga SMA “
“Tepat sekali ….tapi tadi kok kamu manggilin aku mbak seh…”
“Maaf deh….abis aku nggak tau siapa kamu..”
“kenapa..lupa ya sama aku….atau emang udah dilupain ya…”
“ya..gimana ya..kamu cantik banget ..beda dengan yang dulu..”kataku sedikit memujinya.
“ak kamu ….biasa aja kok…”katanya sambil tersipu malu.
“oh ya….kita kekafe yuk..buat ngerayain pertemuan kita ini…”
“ok deh…tapi kamu yang traktir aku ya…abis aku lagi bokek nih”kataku padanya
“ya..nggak masalah lagi….”

Aku dan Kesya pergi kekafe langgananya Kesya.Sampai disana ..kami memilih meja yang paling pojok.Suasana didalam kafe ini sangat sejuk dan nyaman…membuat orang yang berada didalamnya betah untuk duduk berlama-lama.

“Gimana kabar kamu sekarang Rico…..udah berkeluarga ya…”tanya Kesya padaku.
“aku seh baik-baik aja….masih sendiri lagi….masih kepengen bebas”
“kalau kamu gimana….udah bekeluarga ya….”tanyaku padanya.
“aku udah married….udah 3 tahun”
“asyik dunk….trus suami kamu mana…kok pergi sendirian ….nggak takut digodain sama lelaki iseng”
“ah kamu..biasa aja lagi….laki aku lagi keLN…urusan bisnis katanya”

eh…ayo makan..kok didiamin aja nih”

kamipun akhirnya menyantap hidangan yang telah tersedia.Habis makan,kami jalan-jalan dan pulang kerumah masing-masing.

Beberapa hari kemudian….Kesya mengirim SMS keHP ku….isinya mengajak aku untuk main kerumahnya.SMSnya kubalas….dan aku tanyakan dimana alamat rumahnya..Beberapa menit kemudian…Kesya membalas SMSku dan menyebutkan alamat rumahnya. Cerita Dewasa

Aku berangkat kerumah Kesya…sibunga SMA.Tak lama kemudian ..aku sampai didepan rumah mewah.Kubaca kembali alamat yang diberikan oleh Kesya dan kucocokkan dengan nomor rumah yang tertera didepan pintu…pass..memang benar ini rumahnya.

Kutekan bel yang ada didepanku.Beberapa saat kemudian …pintu pagar terbuka dengan sendirinya.Aku masuk, pintu pagarpun ikut tertutup dengan sendirinya.Aku berjakan menuju teras depan dan Kesya telah menungguku disana.

“Hii..gimana kabar kamu sekarang….”sapanya padaku.
“Baik saja nih….kamu gimana…kok sepi amat seh…pada kemana nih”
“iya nih…nggak ada siapa-siapa nih dirumah…jadi kesepian..makanya aku undang kamu kesini ..buat nemenin aku…”
“nggak salah nih..ntar suami kamu marah lagi”
“ah..nggak apa-apa lagi…. dia lagi diLN sekarang nih…”
“yuk ..masuk….kita ngobrol didalam aja deh”

Kamipun masuk kedalam rumahnya Kesya.Wah….benar-benar mewah nih rumah..semua perabotannya sangat mengagumkan.

“mari..silahkan duduk….jangan malu -malu..anggap saja seperti rumah sendiri”
“Thank’s….”dan akupun duduk
“oya..mau minum apa nih….panas..dingin atau yang hangat..”kata siNyonya rumah.
“jadi bingung nih ..milihnya …”kataku padanya.
“ya…kalau yang panas…teh sama kopi…trus kalau mau yang dingin..ada soft drink..”balas siKesya
“trus kalau aku milih yang hangat gimana”tanyaku lagi.
“ya…ada deh…”kata Kesya sedikit genit.
“ok deh…kalau gitu..aku minta yang hangat aja deh”kataku coba menggodanya.
“ah..kamu ini bisa aja….ntar kalau aku kasih kamu nggak susah nanti”
“ya..tergantung yang ngasih dunk…”

Kesya bangkit dari duduknya ….”bentar ya …aku kebelakang dulu”

Ia pergi meninggalkanku diruang tamu yang mewah itu.Kesya kembali lagi keruang tamu dengan membawa dua gelas jus orange .Dia meletakkannya datas meja.

“Lho..tadi katanya yang hangat..kok yang itu seh”kataku padanya.
“yang hangat ntar….so pasti aku kasih deh”

Akupun duduk kembali.

“Ran…rumah kamu bagus banget deh….semuanya kamu punya…so pasti kamu bahagia dong dengan suami kamu….”
“ah ..siapa bilang..dari luarnya saja aku keliatan bahagia”katanya mulai serius
“memang semuanya aku punya ..tapi khan itu nggak menjamin aku bahagia”
“bayangin aja deh ..dalam satu bulan ..palingan suamiku 3 hari ada dirumah”
“selebihnya ..ya kesana kemari ..ngurusin bisnis keluarganya yang segudang itu…jadi kamu bisa bayangin deh..betapa aku sangat kesepian..”

Kesya mulai menceritakan semua keluhan yang ada dalam dirinya.Kucoba memahami setiap jalan ceritanya sambil sesekali mataku nakal melirik bagian tubuhnya yang sangat menggairahkan sekali.Saat itu,

Kesya mengenakan kaos yang cukup ketat sekali sehingga mencetak seluruh lekuk tubuhnya yang sangat indah itu.Dibalik kaos ketat lengan pendek itu …sepertinya Kesya tak mengenakan Bra…itu terlihat dari tonjolan kecil dipuncak dadanya yang padat dan berisi .Perlahan terasa sesuatu bergerak nakal dari balik celana yang kukenakan.

Kesya bangkit dari duduknya dan pindah disampingku.Tercium bau harum parfumnya yang sangat mengundang gairah.

“Dy..aku kangen banget deh sama kamu….”katanya padaku
“oya…”kataku padanya.
“iya nih….apalagi sama…….”katanya terputus.
“sama apa seh Ran…..”
“sama…..sama ini nih….”katanya sambil meletakkan tangannya diatas gundukan batang kejantananku.
Kontan saja aku terkejut mendengar penuturannya yang begitu spontan.walau sebenarnya aku juga menginginkannya.

Karena tak ada kata-kata yang keluar dari mulutku,Kesya tak memindahkan tangannya dari atas selangkanganku..malah sebaliknya dia mengelus pelan batang kejantananku yang masih tersembunyi dibalik celana panjang yang kukenakan.

Perlahan ..mukaku dan muka Kesya makin mendekat.Kesya memejamkan matanya sambil merekahkan bibirnya padaku.Kukecup bibirnya yang merah itu.Mulutku bermain dimulutnya yang mungil dan seksi .Sesekali lidahku berpilin dengan lidahnya .Kesya sangat bergairah sekali menyambut ciuman bibirku dibibirnya.

Sementara itu tanganku tak tinggal diam.Kucoba meraba dua bukit kembar yang tumbuh didadanya. Begitu hangat ,padat dan berisi Terasa sangat halus sekali kulit dadanya Kesya.Dua puncak dadanya yang mulai mengeras tak luput dari remasan tanganku.Dan tangan Kesya semakin liar begerilya diatas gundukan batang kejantananku yang mulai mengeras.Itulah salah satu cerita sex dari diaryceritasexku